
Dijaman segala kegiatan berjalan secara lebih kompleks, persaingan yang sangat mengerucut IQ tidak lagi bisa menjadi patokan seberapa orang akan berfikir secara cerdas. EQ hendaknya di kedepankan untuk menghadapi tantangan dewasa ini.
EQ yang penulis maksud yaitu kecerdasan mengenali diri sendiri, mengenali orang lain, membaca situasi sosial, mengendalikan emosi dan hal yang lainnya. IQ adalah bawaan genetik sejak lahir dan akan matang di kala pra-umur 23, sedangkan EQ akan terus-menerus berkembang sampai akhir hayat jika terus dilatih .
Seberapa tinggi orang mempunyai IQ, tak akan banyak berguna jika EQ nya rendah. Karena jika orang itu semisal di berikan hadangan masalah, lalu orang tersebut tidak mengendalikannya (karena EQ nya rendah). maka dia tak akan bisa menyelesaikan masalah tersebut, disebabkan emosinya tak terkendali.
Oleh karena itu sejak dari sekarang jangan hanya IQ yang di asah, EQ juga penting sekali untuk di mainkan.
EQ yang penulis maksud yaitu kecerdasan mengenali diri sendiri, mengenali orang lain, membaca situasi sosial, mengendalikan emosi dan hal yang lainnya. IQ adalah bawaan genetik sejak lahir dan akan matang di kala pra-umur 23, sedangkan EQ akan terus-menerus berkembang sampai akhir hayat jika terus dilatih .
Seberapa tinggi orang mempunyai IQ, tak akan banyak berguna jika EQ nya rendah. Karena jika orang itu semisal di berikan hadangan masalah, lalu orang tersebut tidak mengendalikannya (karena EQ nya rendah). maka dia tak akan bisa menyelesaikan masalah tersebut, disebabkan emosinya tak terkendali.
Oleh karena itu sejak dari sekarang jangan hanya IQ yang di asah, EQ juga penting sekali untuk di mainkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar